Bid dan ask adalah harga terbaik di masing-masing sisi order book. Market buy membayar harga ask dan market sell menerima harga bid, jadi membeli lalu langsung menjual lagi akan rugi sebesar spread. Pair yang likuid seperti perpetual BTC dan ETH sering hanya punya spread satu tick; small-cap dan jam-jam sepi bisa punya spread 0,1% atau lebih.
Contoh
Sebuah token menampilkan bid $0,995 dan ask $1,005, spread $0,01, atau sekitar 1% dari harganya. Membeli $5.000 dengan market order lalu langsung menjual di harga bid akan rugi sekitar $50 hanya dari spread, sebelum biaya. Pada BTC di $60.000 dengan spread $0,10, round trip $5.000 yang sama rugi kurang dari satu sen.
Mengapa penting
Spread adalah bagian dari biaya setiap trade taker, dan spread menentukan pasar mana yang cocok untuk strategi jangka pendek: scalper yang menargetkan 0,3% per trade tidak sanggup menanggung spread 0,2%. Spread yang melebar juga merupakan tanda peringatan bahwa likuiditas sedang menipis.
Kesalahan umum
Menilai biaya trade hanya dari biaya exchange. Pada koin yang tidak likuid, spread dan slippage sering lebih besar daripada biayanya. Periksa spread sebelum trading apa pun di luar koin-koin besar.
Pertanyaan umum
- Bagaimana cara menghitung spread dalam persen?
- (Ask − bid) ÷ harga tengah × 100. Spread $0,01 pada token seharga $1 adalah 1%.
- Mengapa spread melebar?
- Market maker menarik atau melebarkan kuotasinya saat volatilitas naik atau volume turun, misalnya di sekitar berita, saat akhir pekan, atau pada jam-jam sepi sebuah pasar.
- Apakah limit order terhindar dari spread?
- Limit order yang menunggu di bid atau ask tidak membayarnya, dan bahkan bisa mendapatkannya jika kedua sisi terisi. Tetapi order itu mungkin sama sekali tidak terisi.